kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Wage, 26 April 2008

 Bali


Winasa
: ----
Berdayakan
Perempuan, Entaskan Kemiskinan 

Negara (Bali Post) -
Guna
mencapai target Millennium Development Goals (MDGs) terutama dalam hal pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan perempuan, Bupati Jembrana Prof. Winasa menyerahkan bantuan modal kepada sepuluh Koperasi Wanita (Kopwan) se-Kecamatan Melaya di Balai Desa EkasariMelaya beberapa waktu lalu.

Winasa dalam arahannya mengungkapkan sejatinya bantuan modal ini merupakan upaya untuk memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat yanga ada di setiap desa dan kelurahan, khususnya peningkatan daya beli menuju pencapaian MDGs 2010.

Bantuan, lanjut Winasa, diambil dari 5% Anggaran Dana Desa (ADD) yang nominalnya berkisar antara Rp 10 juta - Rp 15 juta per desa. Sedangkan untuk kelurahan yang tidak menerima ADD, dana bantuan disubsidi oleh pemkab Rp 15 juta.

 Selain itu, Kopwan tersebut juga akan diberi bantuan modal lunak Rp 5 juta untuk masing-masing desa dan Rp 5,6 juta untuk kelurahan. "Tenggang waktu pergulirannya 6 tahun dengan bunga yang sangat ringan yakni 4% selama 6 tahun. Di tahun pertama, Kopwan ini tidak dikenakan bunga. Bunga baru dikenakan pada tahun kedua, namun tidak disetor ke pemkab, melainkan dikelola sendiri Kopwan tersebut untuk menambah modal," jelas Winasa.

Winasa juga mengatakan modal yang diserahkan kepada Kopwan ini jangan semata-mata untuk modal simpan pinjam, tapi secara perlahan harus diarahkan untuk membangkitkan industri kecil. "Jangan dipakai sebagai simpan pinjam saja, pakai untuk membangkitkan usaha. Nanti kalau modalnya kurang, kita akan tambahkan dengan pinjaman tanpa bunga. Tahun ini sudah kita siapkan Rp 1 milyar untuk subsidi bunga saja," ucapnya.

Winasa juga mengharapkan pinjaman modal yang diberikan ini dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga. "Membuka industri berarti menampung tenaga kerja sehingga bisa membantu program pemerintah dalam mengentaskan pengangguran," katanyaSedangkan kepada pengurus koperasi, Winasa berpesan agar terus berpikir untuk membuka lapangan kerja terutama kepada ibu-ibu. "Dengan demikian, semua anggota keluarga mampu menambah pendapatannya melalui pemberdayaan anggota keluarga itu sendiri dengan bapak yang jadi penanggungjawabnya," ujar Winasa. (r/*)

 

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)