Untitled Document
  • Margarana
  • Hari Pahlawan
» Berita Kabupaten
26 Juli 2012 | BP
Bandara Internasional akan Dibangun di Buleleng Timur
Singaraja (Bali Post) -

Meski wacananya sempat menghilang, rencana pembangunan bandara internasional di Kabupaten Buleleng ternyata masih tetap jalan. Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, menyatakan hal itu usai dilantik oleh Wagub Puspayoga di DPRD Buleleng, Selasa (24/7).

Bupati Agus Suradnyana mengatakan ia tetap mendukung pembangunan bandara internasional di Buleleng. Ia menyatakan optimis bandara itu akan terwujud. Hanya, lokasi bandara itu bukan lagi di wilayah Buleleng Barat sebagaimana digembar-gemborkan pada masa pemerintahan Bupati Bagiada. "Lokasinya di Buleleng Timur," katanya.

Menurutnya, pembangunan bandara internasional di Buleleng memang sebuah rencana yang strategis. Pasalnya, di Bandara Ngurah Rai runway-nya hanya satu. Sehingga ia memandang sangat perlu ada penambahan bandara di tempat lain di Bali, yakni di Buleleng. Selain itu, ia mengatakan bahwa penundaan penerbangan pesawat yang terjadi selama ini lebih banyak disebabkan karena kekurangan slot take off di sejumlah bandara. "Untuk itu di Buleleng akan dibangun bandara internasional," ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Agus Suradnyana yang didampingi Wabup Nyoman Sutjidra menjelaskan, pihaknya akan tetap mewujudkan semua program baik yang disampaikan pada saat kampanye maupun simakrama dengan krama Buleleng. Program yang disampaikan itu akan dituangkan dalam program jangka pendek dan program jangka panjang. Menariknya, dalam mewujudkan program itu ia tidak akan meminta bantuan jasa konsultan. "Konsultan hanya melakukan penyusunan redaksional, sementara idenya akan dirancang sendiri," katanya.

Sementara Wakil Bupati Nyoman Sutjidra mengatakan program jangka pendek yang sempat dijanjikan saat kampanye adalah membangun rumah sakit nonkelas (rumah sakit pratama). Rencananya rumah sakit pratama ini tahun 2013 mendatang akan dibangun di Buleleng Barat dan Buleleng Timur. Selain itu, RSUD Buleleng yang kini menyandang predikat rumah sakit tipe B akan digarap untuk naik kelas menjadi rumah sakit tipe A. Dengan demikian, pelayanan RSUD untuk rakyat Buleleng akan lebih otimal.

"Saya bersama Pak Bupati sudah merencanakan itu sebagai janji untuk ditepati dan kalau tidak ada halangan, 2013 kami akan bangun dua rumah sakit pratama yang pertama di Bali," jelasnya. (kmb15)



[ Kembali ]

 
Balipost.com--Berita Bali Post Online Edisi Cetak